Efek Sering Markir Mobil di Bawah Panas Matahari

Nyari tempat parkir mobil emang susah sekarang. Selain karena banyaknya mobil juga karena pelebaraan jalan dan kurangnya lahan parkir.

Di musim hujan seperti sekarang ini, markir mobil tambah ribet. Cuaca yang kadang panas terus tiba-tiba turun hujan jadi serba salah.

Markir di bawah pohon, bisa-bisa kejatuhan pohon atau batang pohon. Nah markir di tempat terbuka ya beresiko kejemur matahari.

Memarkir mobil di tempat terbuka di bawah panas terik matahari enggak baik buat jangka panjang

Jangan dianggep enteng, kan “nanti akan dipakai lagi”, “cuma sebentar saja” ataupun pengguna mobil yang tidak memiliki garasi di rumah.

suhu tinggi, udara panas, dan paparan sinar matahari secara langsung dapat memberikan efek buruk bagi interior, eksterior, dan AC mobil jika sering terparkir di ruang terbuka dan dalam waktu berjam-jam. Ini resiko-nya seperti dikutip dari kompas.com

Baca Juga:   Berambisi Bikin Mobil Terbang, Pemerintah Malaysia Dikecam Warganya

1. Interior
Suhu yang tinggi dapat berpengaruh pada cat dasbor dan merusak jok mobil. Untuk mengatasi masalah ini, bisa dilapisi kaca dengan kaca film yang mampu mengurangi efek sinar ultraviolet masuk ke dalam kabin.

2. Eksterior
Warna cat mobil akan kusam dan pudar bila sering terjemur sinar matahari dalam waktu yang relatif lama. Suhu yang tinggi juga berpotensi merusak karet-karet pada mobil. Biasanya karet-karet tersebut akan pecah dan mengeras, baik pada pintu maupun wiper.

3. AC Mobil Cepat Rusak
Setelah terkena terik matahari, pada umumnya pengguna mobil akan langsung menyalakan AC mobil dengan suhu dan blower yang tinggi ketika kondisi ruang kabin masih terasa panas. Hal tersebut mengakibatkan kinerja AC menjadi sangat berat.

roda2blog di sosial media

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan