Ditilang Karena Lampu Motor Mati, Dua Mahasiswa UKI Gugat ke MK

Dua mahasiswa Universitas Kristen Indonesia (UKI) Jakarta, Eliadi Hulu dan Ruben Saputra mengajukan gugatan, keberatan dan meminta UU Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) yang mewajibkan pengendara menyalakan lampu sepeda motor di siang hari itu dicabut.

Penyebabnya dua mahasiswa semester VII FH UKI Jakarta itu pernah ditilang Polantas di Jalan DI Panjaitan Jaktim pada 8 Juli 2010 pukul 09.00 WIB. Eliadi ditilang karena lampu sepeda motornya tidak menyala.

“Wajib menyalakan lampu utama pada siang hari. Sedangkan waktu itu masih menunjukan pukul 09.00 WIB, Menurut kebiasaan masyarakat Indonesia, waktu tersebut masih dikategorikan sebagai ‘pagi’/ Namun Petugas Polisi Lalu Lintas tersebut tetap melakukan penilangan,” ujar Eliadi seperti dikutip dari detik.com

Baca Juga:   Honor Band 5, Jam Tangan Bisa Deteksi Gejala Virus Corona

Karena merasa dirugikan, keduanya lalu melayangkan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) agar peraturan itu dihapus.

“Dengan posisi lampu utama yang otomatis menyala mengakibatkan pemborosan pada aki sepeda motor. Hal ini tentunya sangat merugikan bagi para driver online yang sehari-hari mencari nafkah dengan menggunakan sepeda motor,” kata Eliadi yang tertuang dalam berkas permohonan sebagaimana dilansir website Mahkamah Kontitusi (MK), Kamis (9/1/2020).

Pasal yang digugat yaitu pasal 107 ayat 2 UU LLAJ. Ikut pula digugat Pasal 293 ayat 2 yang mengancam pengendara yang tidak menyalakan lampu sepeda motor di siang hari dengan penjara 15 hari atau denda Rp 100 ribu.

“Batu uji adalah Pasal 28D ayat 1 UUD 1945,” ujar Eliadi.

Baca Juga:   Honda Buka Inden CBR250RR Offline

Eliadi juga mempertanyakan mengapa lampu motor harus nyala. Padahal bumi sudah terang terkena sinar matahari.

Permohonan ini sudah diajukan ke MK dan masih diperiksa bagian registrasi.

roda2blog di sosial media

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan