Penjualan Mobil Di Indonesia Tahun 2019 Turun 10% Ini Daftarnya

Ilustrasi pasar mobil bekas. Foto: jto.co.id

Penjualan mobil selama tahun 2019 di Indonesia mengalami penurunan 10% dibandingkan tahun 2018. Merujuk catatan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia ( Gaikindo), penjualan mobil sepanjang tahun 2019 “hanya” 1.030.126 unit sedangkan tahun sebelumnya (2018) mencapai 1.151.413 unit.

Banyak alasan dibalik penurunan ini, yang pasti ini menunjukkan bahwa ekonomi Indonesia sedang tidak baik-baik saja. Daya beli sedang melambat.

Meskipun secara keseluruhan turun penjualan mobil turun 10%, tapi penjualan mobil Toyota malah naik 30%. Total Toyota mampu menjual 331.797 unit dari tahun sebelumnya yang 301.000 unit. Pnenjualan Toyora didominasi oleh produk mobil LMPV untuk keluarga seperti Avanza, Calya dan Inovaa.

Sedangkan Mitsubishi adalah pabrikan dengan penurunan penjualan paling kerasa. Mitsubishi Xpander andalanya mengalami penurunan penjualan dari tahun sebelumnya,tahun 2019 total terjua 62.666 unit. Turun dari tahun 2018 yang terjual hingga 75.075 unit.

Baca Juga:   Salah Satu Syarat Dapat Keringanan Cicilan, Harus Positif Corona

Suzuki Ertiga yang jadi andalan Suzuki untuk menyaingi Toyota Avanza juga turun drastis hanya mampu membukukan penjualan sebesar 24.549 unit, turun drastis dibanding tahun sebelumnya dengan angka penjualan 32.592 unit.

Yang menarik adalah HOnda Brio, mobil kelas LCGC ini menjadi mobil terlaris kedua setelah Toyota Avanza.

Berikut ini daftar mobil terlaris sepanjang 2019 dari Januari – Desember 2019
1. Toyota Avanza (termasuk Transmover): 86.374 unit.
2. Honda Brio (Satya dan RS): 70.344 unit.
3. Mitsubishi Xpander: 62.666 unit turun dari penjualan tahun 2018 (75.075 unit)
4. Toyota Rush: 61.569 unit.
5. Toyota Calya: 54.549 unit.
6. Toyota Kijang Innova: 52.981 unit.
7. Suzuki Carry Pick-up: 52.694 unit.
8. Daihatsu Sigra: 52.283 unit.
9. Toyota Agya: 25.082 unit.
10. Suzuki Ertiga: 24.549 unit turun dari penjualan tahun 2018 (32.592 unit)

Baca Juga:   Pabrik Daihatsu Tetap Bayar Full Gaji Pekerja Walau Jam Produksi Dikurangi

Apa pentingnya sih data kayak gini? penting banget sob. Data seperti ini bisa menjadi acuan mana mobil yang makin turun penjualan dan mulai ditinggalkan pembeli. Mobil seperti ini biasanya harga jual bekasnya anjlok.

Terutama jika ada mobil yg awalnya laris banget kok tiba-tiba turun penjualanya, hal gini ini biasanya karena banyak keluhan di mobil itu yang kemudian si pengguna tidak merekomendasikan mobilnya ke orang lain. Ambil contoh Nissan Grand Livina, dulu sempat laris manis tapi kemudian gak laku karena ada keluhan ini itu.

roda2blog di sosial media