Naik Motor Bonceng Anak Didepan Bisa Kena Denda 250Ribu

Harus hati-hati buat yang suka bonceng anak di depan saat berkendara naik motor. Humas Polri melalui lama media sosialnya telah memberikan himbauan bahwa bonceng bertiga yang terdiri dari Bapak, Ibu dan anak bisa dikenai tilang.

Dalam aturan Undang-Undang LLAJ, Boncengan bertiga atau membawa anak kecil di depan pengendara motor bisa dikenakan denda Rp250 ribu. Seperti yang sudah tertuang di dalam Undang Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

Bagaimana kalau yang dibonceng istri dan satu orang lagi balita?
Kalau merujuk dari pasal di atas tidak ada pengecualian. Meskipun satu orang yang dibonceng balita sudah termasuk memboncengi lebih dari 1 orang. Jadi bisa dituntut pasal itu.

Baca Juga:   Dua Siswi Sekolah Mojokerto Berantem Di Pinggir Jalan

Pada aturan tersebut di Pasal 106 dijelaskan bahwa motor dilarang membawa penumpang lebih dari satu orang. Maka jika pengendara tersebut adalah suami yang sedang memboncengi istri di belakang, dan satu anak di depan tetap bisa ditilang dan didenda.

Meletakkan anak di jok depan motor bisa memicu kecelakaan berlalu lintas karena bisa menganggu handling motor. Selain itu anak juga akan menjadi ‘bantalan’ saat terjadi tabrakan. Sebab, motor tidak memiliki daya absorbsi layaknya mobil.

Bagi pengendara yang melanggar atau tidak mengindahkan aturan itu, sberikut ini ancamannya di pasal 292 UU No.22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas :

“Setiap orang yang mengemudikan Sepeda Motor tanpa kereta samping yang mengangkut Penumpang lebih dari 1 (satu) orang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (9) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1(satu) bulan atau denda paling banyak Rp250.000,00 (dua ratus lima puluh ribu rupiah).”

roda2blog di sosial media

2 Komentar

Tinggalkan Balasan