Proses Cabut Mutasi Keluar Samsat Bojonegoro

Suzuki Hayate sudah waktunya pajak 5 tahunan. Sebagai warga negara yang baik, harus taat bayar pajak. Walaupun ribet banget.

Ada dua opsi sih, pertama seperti biasa, gesek 5 tahunan “titip” ke calo, biaya 300ribu belum termasuk biaya pajak tahunan, STNK dan Plat Nomer. Karena kendaraan bukan atas nama saya dan saya gak punya KTP Asli sesuai STNK. Kalau pakai “Calo” tidak perlu cetak ulang BPKB yang biayanya 225ribh.

Opsi kedua, ya mutasi keluar. Cabut berkas, pindah dari Samsat Bojonegoro ke Samsat Madiun. Trust me, walau masih 1 Provinsi, cukup ribet banget.

Berikut ini Proses Mutasi Keluar di Kantor Bersama (KB) Samsat Bojonegoro.

1. Cek Fisik.
Begitu sampek di KB Samsat langsung ke bagian cek fisik yang lokasinya di depan kantor.
Biaya Gratis

Baca Juga:   Polri Gratiskan Denda Pajak Motor Selama Virus Corona

2. Ambil berkas.
Setelah Cek Fisik, lalu ke lantai dua buat ngambil berkas. Di sini nunggu 5 menitan. Sambil nunggu silahkan ambil minuman gratiss tiss di lemari es.

3. Ambil Kopi BPKB di Eks.Polwil.
Setelah dapat berkas, anda harus ke Gedung Eks.Polwil di dekat alun-alun. Di sini istilahnya mengambil kopi BPKB.
10 menitan selesai.

4.Balik ke Cek Fisik.
Lalu gas motor, balik ke KB.Samsat Bojonegoro ke Loket Cek Fisik. Di sini nunggu 5 menitan untuk di stempel lembaran cek fisik.

5. Ke Loket Samsat
Sesudahnya, silahkan bawa setumpuk berkas ke loket 1 samsat. Di sana akan diperiksa kelengkapan dan membayar biaya mutasi keluar sebesar 150.000, berkas kemudian dibalikin lagi

Baca Juga:   Ngakali E-Tilang Pakai Plat Nomor Palsu, Ini Ancaman Hukumanya!

6. Ke loket Mutasi
Kuitansi dan berkas lalu dibawa ke loket Mutasi. Di sini prosesnya harus nunggu 1 bulan lagi. Tinggalkan nomer telepon, nanti akan di sms jika berkas sudah siap diambil.

Demikianlah prosedur Mutasi Keluar, yang saya rasakan dari jaman Orde Baru enggak ada yang berubah.

roda2blog di sosial media