Mitsubishi F-3, Proyek Pesawat Terbang Generasi 6G Jepang

Mitsubishi F-3 adalah pesawat tempur multirole Jepang generasi ke-6 atau 6G Selangkah lebih maju dibandingkan F-35 atau F-22 Raptor milik Amerika yang masih 5G.

Proyek ambisius Jepang dimulai tahun 2019. Seteleh Kementrian Pertahanan Jepang menolak membeli lisensi F-35 dari AS dan kebih memilih mengembangkan sendiri pesawat tempur kebanggaan warga Jepang secara mandiri.

Mitsubishi terpilih sebagai kontraktor dan produsen mengalahkan Kawasaki. Secara resmi proyek akan dimulai tahun 2020 untuk studi desain lalu pengembangan secara fisik akan dimulai pada 2021 dan penerbangan pertama ditargetkan untuk 2030.

Jet-jet F-3 yang baru kemudian akan mulai menggantikan lebih dari seratus pesawat tempur bermesin tunggal Mitsubishi F-2 buatan Jepang, (lisensi F-16) akan mulai masuk dinas pertengahan hingga akhir 2030-an.

Baca Juga:   Honda Akan Menjadi Sponsor Utama Persebaya Surabaya

Pada bulan Maret 2018, sebuah tayangan televisi Jepang mengungkapkan rekaman close-up dari mesin turbofan XF 9-1 berkecepatan tinggi yang canggih dan radar Array yang Dipindai Secara Elektronik Secara Aktif yang sedang dikembangkan untuk program F-3.

Khusus itu juga mengungkapkan biaya pengembangan program yang diproyeksikan sebesar 5 triliun yen — setara dengan hampir $ 45 miliar dolar AS. Biaya per-pesawat dapat dengan mudah melebihi angka 20 miliar yen ($ 179 juta).

Mitsubsihi sendiri pernah membuat prototipe pesawat tempur siluman Mitusbishi X-2 Shinshin pada 2007. Pesawat tersebut berhasil melalui serangkaian uji tes dan uji terbang. Fapi saat dihadapkan pada mahalnya biaya pembuatan, 40 milyar Yen/pesawat, pemerintah Tokyo membekukanya dan memilih F-35.

Baca Juga:   Yang Turun Di IRS Masih Honda CBR Lawas, Wajar jika kalah

Mitsubishi F-3 sendiri diyakini akan banyak mengambil tekonologi siluman dari X-2 Shinsin..

roda2blog di sosial media

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan