Penampakan All New Yamaha MX King 150, Desain Berubah Total

Yamaha All New MX King 150cc bebek super dengan mesin 150cc SOHC ini muncul sebuah foto-foto penampakanya di Vietnam dengan desain yang baru.

Dalam spyshoot tersebut tampak bahwa motor ini sedang berada dalam sebuah box. Entah untuk kepentingan iklan atau sedang dikirim ke diler dari pabrik.

Sekedar informasi aja, motor bebek 150cc emang laris manis di Vietnam dan Thailand karena adanya tren baru. Di dua negara itu, tren penjualan motor matik menurun dan penjualan motor bebek naik lagi karena adanya kesadaran baru, bahwa motor matik lebih boros dan mahal perawatanya.

Kelas motor yang laris manis adalah kelas bebek 150cc, salah satunya ya Exciter 150cc atau yang di Indonesia dipasarkan dengan nama MX King 150.

Baca Juga:   Kata Yamaha: Honda CBR250RR Terlalu Canggih dan Ribet Buat Konsumen Indonesia

Perubahan paling mencolok pada headlamp. Lampu utamanya itu sekarang berubah jadi sipit. Ngingetin sama desain Yamaha R25 generasi pertama.

Fitur lain yang baru adalah kontak kunci udah model keyless dengan tombol ala-ala putar gas. Lalu di sebelah kirinya adalah colokan buat ngecess hp.

Speedometer full digital, modelnya mirip sama Yamaha Aerox.

Secara keseluruhan garis desainya mblenuk. Kayak Yamaha Aerox di bagian belakangnya. Desain muffler mirip sama Vixion R. Yang menarik adalah mesinya, apakah akan memakain spek yang sama persis dengan Vixion R juga?

Karena masih potongan-potongan spyashoot kayak gini, belum kelihatan versi utuhnya, jadi kita enggak bisa ngejudge bagus enggaknya.

Yang pasti, jaman sekarang desain Yamaha yang dulunya serba runcing di setiap sudutnya sudah berubah ke arah lekukan kurva yang bahenol. Lihat aja tuh bagian stoplampnya.

Baca Juga:   Makin Banyak Diler Yamaha Yang Tutup, Bakal Lebih Serem dari Suzuki

Apakah akan masuk ke Indonesia dengan desain yang sama plek seperti ini? belum tentu. Karena pabrikan sebelah, Honda GTR150 aja desainya beda antara yang versi Indonesia dan versi negara lain di ASEAN.

roda2blog di sosial media

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan