Ingat Lampu Hazard Tidak Boleh Dinyalakan Saat Kendaraan Bergerak

Lampu Hazard atau lampu dua sein nyala bersamaan sering salah diartikan di negeri Indonesia.

Saat hujan, lampu ini dinyalain oleh pengendara dengan maksud hati-hati atau nyari perhatian.

Nah saat berombongan, lampu ini juga dinyalain dengan maksud, “woii minggir rombongan gue mau liwat”.

Paling menyebalkan,
menyalakan lampu hazard sebagai indikator karena mau berjalan lurus, pada persimpangan jalan, baik pertigaan atau permpatan, tanpa Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL) atau lampu merah istilahnya minta jalan.

Jadi sebenarnya fungsi lampu ini apa sih?

Menurut aturan lalu lintas. Penggunaan lampu hazard itu dilarang ketika kendaraan sedang dinamis/bergerak. Karena jika dinyalakan hanya membuat pengguna jalan lain bingung.

Baca Juga:   Alasan Pertamina Tidak Mau Menurunkan Harga BBM Padahal Minyak Mentah Sedang Murah Sekali

Lampu hazard hanya boleh dinyalakan saat kendaraan berhenti. Hal tersebut diatus dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dijelaskan tentang penggunaan lampu hazard.

roda2blog di sosial media

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan