Bedah Teknologi All New Yamaha Aerox, Selain Desain Banyak Perubahan Untuk Performa Mesin

Jumat, 20 November 2020. PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) mengundang R2B untuk ikut dalam sesi bedah tekonlogi All New Yamaha Aerox 155 secara online melalui Microsoft Team.

Motor matik sport ini lahir pertama kali tahun 2010, dan sekarang 10 tahun sesudahnya mendapat pembaruan “major change”. Enggak hanya desain, motor ini juga mendapat mesin yang benar-benar baru, 155cc, naik 5cc dari versi lama.

Desain:
Secara desain Yamaha Aerox tetap mempertahankan desain motor matik dengan batok lampu yang menyatu di bagian headlamp dan speedometer, dual shockbreker, dengan tangki di bagian tengah. Mirip Yamaha Nmax namun perbedaan ada pada stang dan sensasi berkendaranya.

 

Yang paling keren ada pada bagian headlamp. Nyala pancar lampu headlamp bisa tiga tingkat sesuai dengan kebutuhan.

Jika Yamaha Nmax rilex santai ala cruises, Yamaha Aerox ini agresif ala-ala motorsport. Kelebihan utama dari rangka desainya adalah handling, Yamaha mengklaim, handling motor ini sangat uenakk karena sudut trail depanya lebih panjang 5mm. Stabil di jalan lurus dan enak buat menikung.

Baca Juga:   Isuzu Panther emang Pinter!

Walaupun lebih gambot, namun rasio antara bobot dan powernya tetap lebih baik dibandingkan dengan yang lama.

MESIN:
Mesin 155cc punya akselerasi dan top speed yang lebih baik, meskipun nanti limiternya akan membatasi.
Mesin ini didukung dengan lubang intake manifold yang lebih besar.

Untuk jenis bahan bakar juga naik, motor ini disarankan pakai pertamax gan, karena kompresinya naik ke 11.6:1.

Walhasil secara teknis, power di atas kertas naik dari 15,0PS/8.000 RPM ke 15,4PS/8000Rpm.
Torsinya juga naik dari 13,8NM/6250Rpm ke 13,9Nm/6500rpm.

Untuk performa jangan khawatir, Yamaha tetap membenamkan teknologi VVA yang menjadmin power motor akan tetap istiqomah di rpm tinggi.

Untuk meredam panas, Yamaha menambahkan selang pendingin dari radiator ke mesin, dari 2 menjadi 3.

Baca Juga:   Lorenzo Juara, Balapan MotoGP Catalunya Diklaim Membosankan

Pertanyaan yang sering muncul (FAQ)

Kenapa Masih Tromol?
Nah ini yang banyak ditanyakan para netizen nih, Yamaha secara jujur ngakuin kalau hal ini dilakuin karena untuk mengejar positioning harga. Biar harganya bisa tetap dibawah Yamaha Nmax. Klo mau pasang sendiri juga bisa kok. Jadi tolong dimaafin ya yang ini.

Bisakah daleman Aerox 155 baru ini dipakai di Aerox 150 yang lama?
Jawabnya enggak bisa gan, ada beberapa perbedaaan di bagian gigi penggeraknya (cek foto) dan panjang Van Beltnya.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan