City Touring Bareng Yamaha Gear 125 Sekalian Nguji Iritnya

Rayakan Hari Pelanggan Nasional 2021, mimin dapat undangan dari Yamaha DDS Wilayah Madiun Kediri untuk ikut join City Touring aka. jalan-jalan sore keliling Kota Madiun pakai Yamaha Gear 125.

Turing kaliĀ  ini sekaligus yang pertama bagi mimin sejak pandemi menyerang. Bisa kumpul sama ngobrol lagi bareng sesama teman blogger. Ada Mas Agus dari motomazzine.com dan Cak Marmu dari warungbikers.com juga ada beberapa teman siswa SMKN 1 Kebonsari yang bekerjasama dengan Yamaha School.

City Touring kali ini mengambil jarak tempuh 20KM. Waktunya pas banget sore hari, jalan-jalan sore, keliling kota Gadis yang lagi dipermak abis-abisan oleh pemerintah kota untuk menjadi Kota Wisata Transit.

Rutenya berangkat dari Kantor DDS Yamaha Madiun terus menyusuri bantaran sungai kemudian lanjut ke Jalan Pahlawan yang sekarang sudah berubah jadi Malioboro dan Taman Miniatur Dunia. Setelah berhenti sejenak di depan patung Merlion lanjutmelintasi Pasar Gede, Stadion Wilis kemudian cek poin di jalan baru kawasan Taman.

Baca Juga:   Alasan Yamaha Tidak Bikin Program Mudik Bareng 2016 Enggak Masuk Akal

Setelah menikmati minuman, rombongan berlanjut ke bunderan Taman, kemudian menyusuri ruas jalan Soekarno-Hatta, Jalan Hayam Wuruk, Bluder Cokro dan kemudian finish di showroom Yamaha Timbul Jaya.

Di tempat finish rombongan disambut sama selebgram lokal Bella Bonita. Sembari dilakukan pengukuran full to full mode untuk mengetahui konsumsi BBM.

Dan berikut ini hasilnya, sebagai berikut ini:

Wow banget, ada yang tembur sampai 61KM/Liter. Percaya? jelas ane percaya wong yang naikin saya. hehehehe
Selama touring kita jalan santai aja sih, 40KM/Jam.

TAPI INGAT, IRIT ENGGAK CUMA SOAL BBM

Tapi begini mas bro sis semua, merawat motor itu enggak melulu soal konsumsi BBM. Kalau Yamaha Gear 125 ini, emang okelah irit banget. Tapi “irit” dalam motor enggak cukup hanya soal isi tankinya.

Baca Juga:   Sepeda Motor Bukan Lagi Barang Likuid, Selisih Harga Bekas dan Baru Makin Njomplang

Ada banyak aspek. Ambil contoh:
Percuma irit tapi kalau spare partnya susah?
Percuma irit BBM kalau olinya mahal atau harus sering ganti oli.
Percuma irit kalau untuk nyervis motornya, antrinya panjang dan nyervisnya lama

Jadi soal irit, itu enggak harus melulu soal konsumsi pertalite-nya, perhatikan juga aspek lainya. Terutama biaya perawatanya dan kemudahan perawatanya.

Yamaha Gear 125 ini, selain irit juga sangat nyaman dikendarai khas “agility” Yamaha.

Soal spare part, dibanding merek lainya. Yamaha ini terkenal lebih murah, awet dan mudah didapatkan.

Jaringan bengkel resmi Yamaha juga banyak sehingga pengguna Yamaha tidak perlu terlalu lama menunggu saat melakukan servis motornya.

Jadi selain irit, Yamaha Gear ini juga murah biaya perawatanya, mudah dan nyaman dikendarai. Piye, kurang opo jal?

 

 

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan