Honda E, Mobil Listrik Mungil Mulai Dijual di Malaysia, Kapan Masuk Indonesia?

Mobil listrik Honda e yang cukup laris manis di pasar Eropa dan Jepang, mulai dijual di Malaysia. Hal ini tentu mengejutkan, karena statemen resmi dari Honda, mobil ini kabarnya tidak dijual di luar Eropa dan Jepang.

Mobil ini masuk ke Malaysia melalui jalur importir umum, Weststar Motor, bukan resmi malalui Agen Pemegang Merek Honda di sana.

Dikutip Paultan.org, Kamis (7/10/2021) Westars Motors sudah mengirim satu unit. Varian yang dijual ialah versi Advance, motor listrik yang sedikit lebih bertenaga yaitu 154 PS dan 315 Nm. Varian reguler, non-Advance dari Honda e menghasilkan 136 PS dan 315 Nm.

Honda e juga dapat melakukan pengisian daya cepat yang mana dapat terisi sampai 80 persen dalam waktu 30 menit saja. Sementara spesifikasi mesinnya, Honda e ini disokong dengan baterai lithium-ion berkapasitas 35,5 kWh. Di atas kertas, mobil mungil ini bisa melaju sejauh 220 kilometer.

Baca Juga:   Modifikasi Suzuki Bagong Dikawin Suzuki Jimny, Jadinya Sangar

Sedangkan untuk melesat dari titik nol hingga 100 km/jam kurang dari 10 detik. Honda e ini paling cepat bisa melesat 90 mph atau sekitar 145 km/jam.

Soal harga, Honda e yang dijual tercantum RM 210 ribu atau sekitar Rp 712 jutaan.

Apakah akan masuk ke Indonesia?

Sinyal kehadiran Honda e di Indonesia terlihat dalam paten desain dalam pangkalan data kekayaan intelektual Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Republik Indonesia. Honda e terdaftar dengan nomor perlindungan A00201901438 uang didaftarkan atas nama pemegang Honda Motor Co, Ltd.

Dugaan Honda e semakin kuat saat pendesainnya atas nama Ken Sahara. Pria tersebut juga diketahui sebagai Senior Exterior Designer dari Honda e.

Baca Juga:   Putra Boss Mobil Tesla Diberi Nama "X Æ A-12 Musk" Begini Cara Membacanya

Business Innovation and Sales & Marketing Director PT Honda Prospect Motor, Yusak Billy, mengatakan pihaknya melihat mobil listrik memiliki potensi di Indonesia.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan