Profil Dyan Dilato Yang Dipecat Karena Menghina Marshal Mandalika

“Marshalnya katrok semua, ndeso. Bukannya bertugas sebagai marshal, tapi malah pada nonton balap.” kata Dyan Dilato. Head of Operation Sporting Mandalika Grand Prix Association (MGPA) yang kurang pantas soal marshal yang bertugas di Asia Talent Cup (ATC 2021) pada Minggu (14/11).

Hal ini kemudian viral dan membuat para marshal yang merupakan warga Lombok marah dan kecewa.

Karena ucapan Dyan tersebut, Direktur Utama MGPA Ricky Baheramsjah meminta maaf kepada masyarakat Lombok, khususnya para marshal. Dan memecat Dylan dari jabatanya.

Marshal adalah petugas yang bertanggung jawab atas keselamatan pembalap. Mereka ditempatkan pada sejumlah titik di lintasan balap. Marshal bertugas memberikan bendera isyarat terkait kondisi lintasan.

Baca Juga:   Mirip Xpander, New Toyota Avanza Mulai Terlihat Ngaspal di Jalan Raya

Siapa sih Dyan Dilato?

Tahun 2017, nama Dyan Dilato pernah viral di medsos saat jadi komentator di motoGP.

Dilato lahir pada 30 Mei 1964, memulai karier organisasi bermotornya di PP IMI pada 2008. Lulusan master of bisnis administrasion dari Universitas Antwerp di Belgia.

Karir balapan katanya sempat menjadi pembalap di kelas supersport dan superbike.

Pada 2009 bergabung dengan Federation Internationale de Motocyclisme (FIM) yang bertugas di unit CTL (Comission Touring and Leisure).

Dyan Dilato juga mengaku pernah bertugas sebagai salah satu juri di kejuaraan dunia MotoGP dan WSB.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan