Akankah WSBK Lebih Populer Dari MotoGP Setelah Rossi Pensiun?

Popularitas World Superbike (WSBK) mulai turun saat MotoGP mulai dikuasai para pembalap asal Italia dan Spanyol. Era itu dimulai dari pertarungan ketat Max Biaggi melawan Rossi “muda”, lalu kemudian muncullah Rossi the Doctor yang menguasai arena balapan bersama para pembalap asal Spanyol yang mencoba menyainginya mulai Sete Gibernau, Jorge Lorenzo, Marq Marquez serta pembalap dari Italia seperti Marco Melandri, Dovizioso, Marco Simoncelli dll.

Sejak saat itu, popularitas MotoGP moncerr dan WSBK meredup. Ditambah cabutnya Ducati dari WSBK pada tahun 2011 yang sempat diprotes keras para Ducatista. Pamor WSBK makin meredup.

Ini karena bintang-bintang top di MotoGP berasal dari negara yang “benar”, dan pebalap papan atas di WSB berasal dari negara yang “salah”.

Benar artinya karena pembalap top MotoGP berasal dari negara Spanyol dan Italia yang memang punya minat tinggi pada balapan motor.

Spanyol jadi tuan rumah 4 kali dalam semusim yaitu: Jerez, Catalan, Aragon dan Valencia.
Italia jadi tuan rumah 3 kali dalam semusim yaitu Mugello, San Marino, Misan.

Baca Juga:   Tuntaskan Seri Penutup, Honda Dream Cup 2018 Berhasil Rangkul Pebalap Muda Daerah

Budaya bermotor juga lebih kuat di negara-negara yang berbahasa latin (Spanyol-Italia).

Nah di saat bersamaan, pembalap-pembalap top WSBK justru dari negara-negara yang tidak terlalu populer budaya motoranya. Lebih tepatnya sih negara berbahasa Inggris.  Mereka adalah Carl Fogarty, Colin Edwards, Troy Bailiss, Troy Corser. Kemudian ada James Toseland, Sylvain Guintoli dan Jonathan Rea. Mereka semua berbicara bahasa Inggris (Sylvain Guintoli adalah orang Prancis, tetapi tinggal di Inggris sejak bertahun-tahun yang lalu). Bahkan pembalap muda berbakat Scott Redding yang moncer moto2 gagal di MotoGP lalu akhirnya hijrah ke WSBK.

Nah, walhasil, si WSBK ini cukup di negara-negara berbahasa Inggris seperti Inggris, Amerika atau Australia. Di mana di negara-negara tersebut animo penonton MotoGP tidak terlalu antusias.

Nah, setelah Rossi pensiun. Kursi joki di MotoGP emang masih akan didominasi pembalap dari Spanyol dan Italia. Lalu apakah WSBK akan bisa lebih populer dari MotoGP di Indonesia setelah uforia even di Mandalika?

Baca Juga:   United Nucleus 5 Pesaing Polygon Xtrada 5

Bisa Bahaya buat penjualan HONDA dan Yamaha kalau WSBK lebih ngetop dari MotoGP.

Imej Honda sebagai motor terlaris bisa gawat, mosok motor berlogo sayap enggak berkutik di arena balapan WSBK.

Tinggal bagaimana Kawasaki sebagai penguasa WSBK menjual ke konsumen di Indonesia. Tapi sepertinya juga enggak mungkinlah Kawasaki Indonesia mensponsori WSBK, toh Ninja sudah terkenal dan gak jualan motor bebek kok.

Saya pribadi lebih suka melihat WSBK karena di sana yang  dilombakan adalah motor yang dijual di pasaran bukan  motor prototipe yang tidak dijual bebas yang kemenangan (lebih sering) ditentukan seberapa banyak biaya riset dan sponsornya.

Namun ya popularitas MotoGP di Indonesia akan lebih dibutuhkan demi menjaga penjualan motor matik dan bebek. Sehingga akan lebih menarik minat sponsor dibandingkan WSBK.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan