Ganti Ukuran Ban di Luar Standar, Ini Hal yang Perlu Diperhatikan

Yogyakarta – Kenyamanan dan keamanan berkendara menjadi hal yang selalu diinginkan oleh setiap pengendara sepeda motor. Kombinasi skill berkendara yang mumpuni serta kondisi sepeda motor yang prima menjadi kunci terwujudnya hal tersebut. Salah satu contohnya adalah penggunaan ban dalam kondisi yang baik.

Ban merupakan satu-satunya komponen sepeda motor yang bersentuhan langsung dengan permukaan jalan. Tak hanya berperan untuk menopang bobot sepeda motor dan pengendara, ban juga memiliki pengaruh besar terhadap handling dan meneruskan daya mesin menjadi laju kendaraan. Sehingga kondisi komponen ini perlu mendapat perhatian dari pengendara sepeda motor.

Sebagian pengguna sepeda motor melakukan penggantian ban di luar ukuran standar yang ditetapkan oleh pabrikan. Tujuannya beragam, mulai dari meningkatkan tampilan sepeda motor secara umum hingga mengharapkan performa handling yang lebih baik.

Technical Training Coordinator Astra Motor Yogyakarta Danang Priyo Kumoro membeberkan beberapa hal yang perlu diperhatikan saat pengguna mengganti ban di luar standar pabrikan adalah sebagai berikut,

  • Mengganti ban dengan ukuran yang lebih lebar
    Pengguna sepeda motor mengganti ban sepeda motor mereka dengan ukuran yang lebih lebar dengan harapan tampilan sepeda motor menjadi lebih gagah dan handling semakin mantap. Dalam kondisi mesin standar, hal ini menimbulkan konsekuensi tarikan sepeda motor akan menjadi lebih berat.
Baca Juga:   Astra Motor Jogja Launching All New Honda Scoopy Secara Virtual, Harganya Segini

Direkomendasikan, penggantian ukuran ban menjadi lebih lebar hanya dilakukan 1 tingkat dibandingkan ukuran standar. Misalnya ban ukuran 110/70 – 14 diganti menjadi ukuran 120/70 – 14.

  • Mengganti ban dengan ukuran yang lebih sempit
    Pengguna sepeda motor mengganti ban sepeda motor mereka dengan ukuran yang lebih sempit dilakukan untuk menghadirkan konsep Thai Look atau Drag Style serta menjadikan tarikan sepeda motor semakin ringan. Hal tersebut menimbulkan konsekuensi handling sepeda motor menjadi lebih tidak stabil saat manuver dalam tikungan serta jarak pengereman menjadi lebih panjang karena terdapat penurunan traksi di aspal.
  • Mengganti ban dengan kompon yang lebih lunak (soft compound)
    Penggunaan ban dengan kompon yang lebih lunak (soft compound) dilakukan untuk menambah daya cengkeram dan traksi ban di aspal. Konsekuensinya usia pemakaian ban tidak sepanjang saat menggunakan ban standar dan ban lebih cepat terkikis.
Baca Juga:   Ngintip Wuling Confero S, Mobil Murah Pesaing Avanza Xenia

Danang Priyo Kumoro menambahkan, pemakaian ban yang terlalu besar / lebar membuat tarikan sepeda motor semakin berat jika tidak diimbangin dengan mesin besar. Tetapi jika mesin besar tentu perlu daya cengkram yang besar pula, sehingga membutuhkan ban dengan ukuran yang besar / lebar.

“Oleh karena itu gunakanlah selalu ukuran ban yg sesuai standar karena sudah diperhitungkan sesuai kebutuhan.” pungkas Danang Priyo Kumoro.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan